Adakah yang paling benar diantara 26 rangkaian huruf yang berbaris rapi dalam buku belajar tulis menulis kita semasa kita kecil?saya yakin satupun tidak!!
Mereka adalah pemberi rasa. Rasa pahit ataupun manis disaat mereka tidak berbaris rapi dalam dalam suatu rangkaian kata-kata.
Coba anda bayangkan jika di dunia ini hanya ada satu huruf dalam perbendaharaan kata kita?
Bagaimana "CINTA" tanpa huruf "A", bagaimana "REZEKI" tanpa dijembatani ole huruf "Z" karena ketidak puasan huruf-huruf lain yang telah merubahnya?
Mengapa kita tidak belajar dari filosofi abjad?
tidak memaksakan hak, tapi saling mengisi
tidak merasa paling benar, tapi saling mengoreksi
tidak merasa sombong, tapi saling menghargai perbedaan....

tulisan pertama saya...
ReplyDeletegood post
ReplyDelete